Tau gak kenapa aku ambil materi awal kita itu imajinasi ? Imajinasi itu sumber-nya inspirasi kita loh.
"Imajinasi adalah sebuah gambaran pikiran yang bisa berupa angan angan, perasaan, ataupun semua hal hal yang bersifat batin dalam diri manusia."
Nah, dari imajinasi itu bisa kita kreasikan jadi inspirasi ataupun ide. Setelah dapat konsepnya mulailah kita maen maen di dunia desain. Skill desain gak akan bisa mencolok kalau nggak ada imajinasi dulu. Jadi, ayo kita pelajari imajinasi ini terlebih dahulu.
Ciri-ciri imajinasi yang baik itu bagaimana ya ? Kadang malah bimbang sendiri kalau lagi milih ide...
Imajinasi yang baik ya ? Em, imajinasi yang baik itu menurut setiap orang memang berbeda-beda. Tapi kalau menurutku imajinasi yang baik yaitu imajinasi hasil kreasimu sendiri, jangan ikut ikutan hal hal buatan orang lain. Ngerti maksudnya ? Gini nih, kan biasannya orang baru dapat imajinasi setelah dia tahu ide orang laen, atau setelah lihat tv. Nah kalau dia cuma ngopy aja, berarti dia kurang kuat imajinasinya. Kalau habis liat tv atau sebagainya biasannya orang ini cuma niru jalan ceritanya atau point pentingnya aja. Blaen kan, nggak kreatif juga yang satu ini.
Tapi sebenarnya juga nggak salah cari imajinasi dengan cara di atas. Tapi untuk aku lebih baek memang buat sendiri. Hehehe...
Lha terus caranya dapat imajinasi itu sendiri gimana ?
Gampang kok sebenarnya, bisa sambil maen musik nanti pasti dapat sendiri. Bisa juga sambil jalan-jalan keluar lihat kehidupan lingkungan kita, seperti penulis biasannya pake cara gini ini. Ato berkhayal sesuatu yang berbau fiksi juga bisa. Coba aja deh, asah imajinasimu.
Ingat kata einstein ? "Imajinasi lebih berharga daripada ilmu pengetahuan"
Kesimpulannya adalah imajinasi itu jantung dari ilmu desain. Kalau tidak ada imajinasi, pastilah amburadul hasil desain kita. Memang lumayan susah mengasah otak untuk sering berimajinasi. Sering juga orang meremehkan imajinasi kita. Tapi janganlah kita menyerah, karena kita ada untuk menang.
~ mari berimajinasi ~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar